105 views

Belajar Mencintai Al Qur’an

0

Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.  (QS.  Ar Ra’d: 28)

Banyak orang ingin ketenangan, mencari penawar kegalauan, pencair suasana dan pembakar semangat agar hidup lebih bergairah dengan cara mendengar, menghafal lirik-lirik lagu,   memasukannya ke dalam memory Handphone, tablet dan segala fasilitas elektronik lainnya dengan terus menyetelnya.

Duhai jiwa yang merindukan kebahagiaan.

Banyak manusia yang mencari kedamaian dan kebahagiaan dengan cara yang kurang tepat, padahal mushaf tak jauh darinya, kita bisa dengan mudah membuka, membaca, mempelajari, bahkan menghafal lalu mengamalkannya.

Duhai jiwa-jiwa yang tenang….

Perbanyaklah membaca Al Qur’an, carilah waktu senggang untuk membaca, disaat anda selalu disibukkan dengan urusan duniawi, sempatkanlah setiap harinya agar anda bisa membagi waktu untuk membaca ayat-ayat suci yang bisa mendatangkan ketentraman, memberi petunjuk, penenang jiwa dan penyembuh luka hati.

Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. (QS : Al Israa ayat 82)

Andapun bisa menjadi pendengar Al Qur’an jika sedang tidak ingin membacanya, berikut tata caranya :

  1. Duduklah dengan tenang
  2. Carilah tempat dimana anda bisa merasakan kenyamanan
  3. Kesendirian di sepertiga malam dan kesunyian adalah waktu yang yang baik untuk anda
  4. Tariklah nafas dalam-dalam
  5. Rasakan setiap detak jantung yang berdenyut dalam dada anda
  6. Rasakan semilir angin yang berhembus di sekitar anda
  7. Rasakan aliran darah yang mengalir dalam tubuh anda
  8. Rasakanlah apa saja yang bisa anda rasakan
  9. Aturlah nafas anda dengan baik
  10. Kosongkanlah pikiran anda dari penatnya memikirkan kehidupan dunia dan masalah yang anda hadapi
  11. Kosongkanlah pula pikiran anda dari hingar bingar perkotaan dan hiruk pikuk kerasnya hidup
  12. Lalu mulailah menyiapkan diri untuk fokus mendengar murottal Al Qur’an
  13. Anda bisa mendengarkannya via MP3, MP4, Handphone, atau teknologi kekinian lainya.
  14. Lalu menangislah di malam-malam sunyi yang anda bangun di dalamnya
  15. Cobalah Menangis saat anda membaca Al Qur’an
  16. Menangislah saat anda mendengarkan pelajaran yang berharga yaitu suara ayat suci Al Qur’an
  17. Menangislah, karena di setiap tetes airmata sesungguhnya menyehatkan jiwa-jiwa yang sedang sakit.
  18. Menangislah, karena dengan menangis anda akan merasakan bahagia di setiap tetes airmata yang jatuh membasahi pipi anda

 Jika anda belum bisa menangis, cobalah anda berpura-pura untuk bisa menangis, lalu tangisilah kepura-puraan anda dalam menangis dan tanyakanlah kepada diri anda sendiri, kenapa mata ini sulit meneteskan air mata yang bisa mendatangkan bahagia sambil berkata kepada Robb yang Maha menjawab doa :

Ya Allah ya Tuhan kami…

 Hamba bermunajat di hadapanMu, betapa kerasnya hati ini, sampai-sampai hamba sulit untuk menangis di malam yang sunyi ini

 Ya Allah ya Tuhan kami…

Sesungguhnya hamba tidaklah terbebas dari dosa, maka ampunilah hamba,

Hamba ini lemah, maka kuatkanlah iman yang ada di dalam dada hamba,

Hamba  juga malas dalam beribadah, maka kuatkanlah dan tambahkanlah keimanan hamba,

Dan hamba juga jahil atau bodoh maka bimbinglah hamba dengan Al Qur’an dan Sunnah RasulMu.

 Ya Allah ya Tuhan kami…

 Sesungguhnya hamba sungguh mencintaiMu, walau hamba sering bermaksiat kepadaMu

Pecahkanlah karang yang ada di dalam hati kami, lembutkanlah hati kami agar bisa menangis dan merasakan bahagianya berdo’a di hadapanMu.

 Ya Allah ya Tuhan kami…

 Jagalah kami, sedikitpun jangan jadikan kami orang-orang yang lalai, bimbinglah kami ke jalanMu yang lurus yang penuh dengan kemuliaan dan peringatkanlah kami jika kami terjatuh dengan cara yang penuh pelajaran dan hikmah.

 Ya Allah ya Tuhan…

 Sesungguhnya kami pasrah dan berserah diri hanya kepadaMu, tiada pilihan bagi kami atas segala ketetapan yang engkau berikan kepada kami setelah kami berusaha dan berdo’a selain menerima dan bersabar.

 Ya Allah ya tuhan kami…

 Masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang soleh dan bahagiakanlah kami di dunia dan di akherat, sesungguhnya Engkau maha pengasih lagi maha penyayang.

 Carilah waktu berdo’a yang dianjurkan, berdo’alah di saat hati anda sedang lemah lembut karena itu adalah salah satu waktu yang baik, tatkala sedang turun hujan dan waktu lainnya, berdo’alah dengan kehendak dan kekuatan kata-kata anda, karena sesungguhnya andalah yang lebih tahu apa sebetulnya kebutuhan anda saat ini. Maka janganlah pernah bosan untuk tetap terjaga dalam berdoa hingga ajal datang  menjemput.

Sebuah renungan

Kalau anda merasa tenang dengan mendengar sesuatu hal di luar Al Qur’an, bagaimana jika anda mendengarkan Al Qur’an?

Apakah kita hendak mencari ketenangan diluar Al Qur’an?

Apakah Al Qur’an belum cukup untuk kita jadikan pedoman yang bisa memberikan ketenangan?

Bagaimana bisa manusia ingin mendapatkan ketenangan hakiki dalam hati,  kedamaian jiwa dan kebahagiaan yang dirindukan dalam hidupnya kalau masih jauh dari tuntunan agama, nilai-nilai keIslaman dan kitab sucinya. Syeikh Al Azhar terdahulu pernah bertutur:

“Semakin sering kita membaca Al Qur’an maka akan semakin besar pula kecintaan kita kepadaNya” (Syaikh Thantawi Rahimahullah)[1]

Allah Ta’ala bahkan memuji para pecinta Al Qur’an dan mengabadikannya di dalam surat Faathir ayat 29-30 dan akan mengganjar pembaca Al Qur’an dengan ganjaran yang begitu besar hingga menyempurnakan pahala mereka.

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anuge- rahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi. Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

SEMOGA ALLAH TA’ALA REDHOI KITA. YA ROBBANAA

 ———–

[1] . Saya catat di buku harian pada hari Jum’at tanggal 12 Juni 2009 di “Islamic Mission City”/Asrama untuk para pelajar  Al Azhar Kota Kairo-Mesir di sela-sela pengajian Tafsir Al Wastih karya Syeikh Thantawi.

————–

Guntara Nugraha Adiana Poetra, Lc M.A

Pengasuh Halaman Komunitas ISCO (Islamic Studies Center Online)

Pembelajar sepenggal masa, belajar menuangkan setetes pemikiran menjadi tulisan ringan, berharap makna bagi sesama. Pengasuh situs lulusan Ponpes Modern Darunnajah Bogor, S1 Univ. Al Azhar Kairo Republik Arab Mesir Fakultas Ushuluddin Jurusan Hadist dan Ilmu-ilmunya, S2 Univ. Cidi Mohammed ben Abdellah Kota Fez Kerajaan Maroko bidang Kaidah Fiqih dan sedang menyelesaikan pendidikan S3 ilmu tafsir di PTIQ Jakarta.

Leave A Reply

linked in share button