138 views

Jodoh itu Mudah

0

Sulit itu bukanlah mencari pasangan hidup, tapi merancang masa depan untuk mendapat kehidupan akhirat yang baik, karena lika-liku dan teka-tekinya lebih rumit. Bukankah menuju Surga diliputi perkara-perkara yang kurang disukai oleh manusia, sedangkan menuju Neraka diliputi perkara yang menyenangkan dan melenakan?

Sulit itu bukanlah menanti jodoh yang tak kunjung datang, tapi diri sendirilah yang sering menyulitkan dengan menuntut kriteria ideal untuk calon pasangannya apalagi jika bicara kemapanan seorang pria, sampai saat ini belum ada tolak ukur yang jelas untuk kata mapan, beda tipis memang antara matrealistis dengan realistis, kebanyakan para wanita di zaman sekarang kurang cermat membedakan arti keduanya.

Sama halnya saat anda membedakan perkara riya dan ikhlas, bagi hasil dan bunga bank, orang stres dan gangguan jiwa, motif dan motivasi, para pesohor dan ustadz, perbedaannya mungkin cuma 1 cm karena saking tipisnya, salah arti maka anda gagal faham.

Sulit itu bukanlah segera untuk melangsungkan resepsi pernikahan, tapi diri sendirilah yang kurang yakin akan janji Tuhan. Di saat banyak orang galau melamunkan jodohnya dengan bercurhat di dunia maya, justru di dunia nyata banyak orang yang sudah mendua, mentiga, mengempat. Maaf tidak diperkenankan untuk menglima.

Duhai jiwa!

Sekarang zaman sudah berubah dan banyak fitnah, yang menikah saja masih bisa tergoda apalagi yang suka menunda-nunda tapi betah dengan statusnya yang belum halal bersama kekasihnya, bedanya yang sudah menikah punya jalan keluar yang bisa menenangkan pikiran dan jiwanya, adapun yang masih lajang, janda dan duda maka rajin-rajinlah puasa karena itu benteng anda.

Teruntuk para kaum adam, anda adalah laki-laki hebat, segera temui kedua orangtua calon atau keluarganya, tidak perlu takut ditolak, karena dunia ini kelebihan wanita shalihah, lamaran ditolak ya cari lagi. “Gitu aja ko repot”.

Teruntuk para kaum hawa banyaklah bersabar dengan terus memperbaiki diri dan berdoa dengan sungguh-sungguh agar pangeran berkuda putih segera datang menjemput anda, adapun dicarikan melalui bantuan orang lain hukumnya sah-sah saja atau mulai melakukan proses pencarian belahan jiwa sebagaimana dilakukan oleh Khadijah kepada Rasulullah dengan mengutarakan maksud dan tujuannya melalui perantara orang lain. Andapun bisa melakukannya dengan orang yang anda percaya.

Berangkat dan segerakanlah melamar, lalu menikah…

Bukankah perjalanan 1000 mil tidak ditempuh dari langkah yang ke-100, tentunya perjalanan panjang ini ditempuh dari langkah ke-1, langkah yang diawali dengan berbagai macam rintangan, gesekan, ujian,cobaan, halangan dan benda-benda mati lainnya, adapun anda benda hidup. Maka teruslah hidup.

Duhai jiwa yang tenang….

Duhai hati yang bersih

Duhai pikiran yang jernih…..

Duhai pribadi yang merindukan kasih sayang….

Mintakanlah segala sesuatunya pada sang pemberi rezeki…

Segerakanlah niat baik anda…

Anda adalah orang yang baik….

Janganlah bersedih hati, ragu dan bimbang…

Karena anda adalah orang yang paling tinggi derajatnya…

Jika anda beriman kepada Allah Ta’ala…

Mengapa takut untuk segera melangkah…

Beban-beban pikiran yang silih berganti datang menghampiri…

Sejatinya itu semua hanya benda-benda mati….

Sekali lagi anda adalah benda hidup….

Yang selalu ditemani oleh sang maha hidup…

Maka janganlah takut dan kawatir…

berangkat dan hiduplah anda…

Tak usah pedulikan kata orang tentang diri anda…

Karena andalah yang tahu siapa diri anda sebenarnya…

Dan Allah Ta’ala maha mengetahui keadaan dan niat baik anda..

Janganlah juga anda meremehkan harga diri…

Dengan menghalalkan segala pekerjaan anda….

Karena rahasia kegagalan dalam hidup seseorang…

Adalah berusaha untuk menyenangkan semua orang…

Saya belum kaya raya….

Saya belum punya modal besar….

Saya belum dapat ijazah….

Saya belum punya ini..itu…

Dan saya, saya, saya yang lainnya….

Ketahuilah Itu semua hanya akan memberatkan langkah anda……

Anda tidak tahu, bisa saja calon anda…

Sesungguhnya ia sudah lama menunggu anda sambil gemas gregetan kepada anda yang tak kunjung berani melamar…

Terlambat sedikit saja, anda bisa ditinggal menikah oleh calon anda…

Dan anda juga tahu, kalau kesempatan berharga tidaklah datang berkali-kali…

Pastikan anda tidak menyesal…

Karena terlalu lama berpikir…

Terlalu banyak pertimbangan yang memberatkan…

Dan sering menunda kebaikan…

Sekali lagi pastikan kalau anda tidak menyesal…
Sebagai seorang muslim sejati….

Janganlah menyesal apabila kehilangan harta dan kedudukan…

Karena semua itu pasti akan sirna…

Bukankah semua yang ada di dunia akan sirna kecuali Allah Ta’ala

Coba kita pikirkan…

Terkadang apa yang dimiliki oleh orang yang tidak beriman…

Itu lebih banyak daripada yang dimiliki orang muslim…

Jikapun anda mau menyesal…

Tempatkanlah ia pada tempatnya…

Menyesalah ketika kita tidak diperhatikan oleh Allah Ta’ala

Menyesalah ketika wajah kita tidak memancarkan cahaya ketulusan…

Menyesalah ketika kita kehilangan kebiasaan ibadah…

Menyesalah ketika kita kehilangan manis dan nikmatnya shalat….

Menyesalah ketika malas untuk berdzikir…

Menyesalah ketika kita jauh dari berinteraksi dengan Alquran,…

Menyesalah ketika kita menjadi pribadi yang kikir dan mengabaikan berbagi…

Menyesalah ketika kita tidak menyegerakan kebaikan…

Maka segerakanlah kebaikan ini dengan menjemput orang yang anda cintai…

 Kenapa harus terikat?

Anda rindu pada seseorang? Hubungi dirinya

Anda ingin berjumpa seseorang? Undang dia

Anda ingin diperhatikan ? Curilah hatinya dengan menjadi pribadi baik

Anda ingin dimengerti? Jelaskan tentang diri anda

Anda punya pertanyaan? Silahkan bertanya

Anda tidak menyukai sesuatu? Katakan sejujurnya

Anda mencintai sesuatu? Jagalah ia dengan baik

Anda menginginkan sesuatu? Berusahalah untuk mendapatkannya

Anda mencintai seseorang? Beritahukanlah padanya

Karena tidak ada seorangpun yang tahu…

Apa yang ada dalam pikiran orang lain dan apa yang anda pikirkan…

Kecuali Allah Ta’ala dan orang yang bersangkutan…

Dari pada anda memendam rasa…

Dari pada anda meletihkan pikiran…

Daripada anda menumpuk hasrat…

Daripada anda menjadi pribadi yang tertutup dan kaku…

Membuat kepala terasa berat….

Hingga akhirnya anda tak bisa menentukan arah…

Kemana kaki ini akan melangkah…

Padahal umur semakin bertambah….

Bimbang, galau, melow dan selalu dirundung masalah …

Maka segeralah anda mengambil keputusan…

Untuk mengakhiri segala ketidakpastian…

Yaitu anda berterus terang dan jadilah pribadi yang terbuka…

Anda sulit menemukan ‘CINTA’ ….

Atau menemukan ‘CINTA’ yang sulit…

Pintalah jalan keluarnya kepada sang maha dekat …

Yang selalu mendengar dan melihat…

Bangunlah di sepertiga malam-Nya…

Bermunajatlah….

Menangis dan menangislah…

Karena di setiap tetes air mata anda ada ketenangan yang menyehatkan jiwa…

Dirikanlah shalat dan perbanyaklah berbagi kepada sesama…

Perbanyaklah membaca Alquran dan kurangilah mengeluh…

Sekali lagi…pintalah segala sesuatunya kepada sang pemberi rezeki…

Yang milik-Nyalah segala sesuatu di langit dan di bumi….

Segala beban, keluhan dan kesedihan anda…

Curahkanlah kepada Allah semata…

Karena dialah yang akan menjawab isi hati anda…

Jangan sampai pandangan Allah Ta’ala menjadi paling rendah kepada kita…

Karena kita meninggalkan perintah-Nya…

Dan selalu mengikuti panggilan dan ajakan setan…

Saat ini….

Anda hanya butuh duduk dengan tenang dan berpikir jernih..

Tanyakan hati nurani anda sebagai sahabat terbaik..

Lalu yakinkanlah diri anda sendiri…yakinkanlah !!!

Lalu yakinkan orang tua dan keluarga anda, calon istri dan juga calon mertua anda…

Orang tua anda pun tentunya bijaksana…

Melihat anaknya yang semakin tumbuh dewasa…

Mereka akan percaya dengan perkataan anda…

Dengan demikian mereka akan mendukung setiap langkah anda untuk segera menuju ke pelaminan…

Datang dan jemputlah jodoh yang sudah lama dinanti…

Lalu…sampaikanlah niat baik anda kepada orang tua sang perempuan…

Anda bisa ajak orang-orang terdekat untuk menemani proses lamaran atau bisa juga anda berangkat sendiri…

Jujurlah dan sampaikanlah tujuan mulia anda..

Terangkan keadaan sosial, ekonomi dan keluarga anda saat ini…

Sampaikanlah juga visi dan misi anda ke depan …

Sungguh merugi orang tua yang menolak lamaran anda…

Karena anda adalah pemuda yang baik hati…

Kalaulah mereka tahu keutamaan lelaki shalih….

Merekalah yang sebenarnya akan menjemput anda….

Orang tua yang bijak tentu akan senang dengan maksud baik kedatangan anda…

Tanpa menyulitkan maksud dan tujuan mulia anda….

Apalagi anda bermaksud menikahi anak kesayangannya dengan baik-baik…

Mulai sekarang…..anda hanya butuh menjadi pribadi yang lebih baik…

Karena…….

 “Lelaki-lelaki baik hanya diperuntukan untuk wanita-wanita yang baik pula”.

Semoga berhasil kawans

————–

Guntara Nugraha Adiana Poetra, Lc M.A

Pengasuh Halaman Komunitas ISCO (Islamic Studies Center Online)

Pembelajar sepenggal masa, belajar menuangkan setetes pemikiran menjadi tulisan ringan, berharap makna bagi sesama. Pengasuh situs lulusan Ponpes Modern Darunnajah Bogor, S1 Univ. Al Azhar Kairo Republik Arab Mesir Fakultas Ushuluddin Jurusan Hadist dan Ilmu-ilmunya, S2 Univ. Cidi Mohammed ben Abdellah Kota Fez Kerajaan Maroko bidang Kaidah Fiqih dan sedang menyelesaikan pendidikan S3 ilmu tafsir di PTIQ Jakarta.

Leave A Reply

linked in share button