70 views

Tak Bisa dimanipulasi

0


Sewaktu belajar di Timur Tengah, kami banyak berteman dengan mahasiswa dari benua Afrika, kulit mereka hitam legam, semisal pemain bintang baru Persib Essien dan Cole, bahkan lebih hitam. Namun ada yang beda, teman-teman kami rata-rata hafal Al qur’an, pandai bahasa Arab, santun dan lemah lembut, wajah mereka pun bersinar terpancar aura keimanan. Benarlah firman Allah Ta’ala: “Cahaya diatas cahaya”, para mufassir mengartikan cahaya Al Quran diatas cahaya keimanan.

Usah heran jika wajah orang-orang beriman berkilau cahaya (nampak berseri) walau sesulit dan sesedih apapun kehidupan mereka, di hari kiamat cahaya mereka disempurnakan.

Apalagi jika mereka adalah keluarga Allah Ta’ala, manusia-manusia terpilih yang tergerak hatinya untuk menghafal firmanNya. Betapa banyak orang yang ingin hafal Al Qur’an, namun sayang hanya berakhir di ujung lidah tanpa mau berjuang dan berkorban.

Namun seputih dan sekinclong apapun seseorang, tanpa keimanan akan menjadi gelap bak dimakan malam, tanpa purnama sedikitpun, menakutkan siapapun yang memandangnya. Apalagi jika kulitnya hitam legam, sudah jatuh tertimpa genteng pula. Hadeuhhhh!!!!

————–

Guntara Nugraha Adiana Poetra, Lc M.A

Pengasuh Halaman Komunitas ISCO (Islamic Studies Center Online)

 

Pembelajar sepenggal masa, belajar menuangkan setetes pemikiran menjadi tulisan ringan, berharap makna bagi sesama. Pengasuh situs lulusan Ponpes Modern Darunnajah Bogor, S1 Univ. Al Azhar Kairo Republik Arab Mesir Fakultas Ushuluddin Jurusan Hadist dan Ilmu-ilmunya, S2 Univ. Cidi Mohammed ben Abdellah Kota Fez Kerajaan Maroko bidang Kaidah Fiqih dan sedang menyelesaikan pendidikan S3 ilmu tafsir di PTIQ Jakarta.

Leave A Reply

linked in share button